Pasang info Behel Gigi Jasa Info Behel Gigi

Pasang info Behel Gigi Jasa Info Behel Gigi

Pasang info Behel Gigi Jasa Info Behel Gigi

Chat Whatsapp  : 083806412454

Kami Melayani Delivery Order Wilayah Jabodetabek. Anda cukup telepon, Kami respon datang ke tempat anda.

Indonesia adalah negeri yang sangat indah dan meski telah menjadi salah satu negara dengan perkembangan yang pesat di Asia Tenggara, ternyata Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara tetangga dalam urusan teknologi dan pelayanan perawatan gigi. Itulah mengapa banyak masyarakat Indonesia yang mencari perawatan gigi di negara tetangga. Singapura menjadi salah satu pilihan terbaik, khususnya bila Anda membutuhkan prosedur implan gigi.

Ada perkembangan yang besar dalam beberapa tahun terakhir ini, khususnya pada jumlah dokter gigi bermutu di Indonesia. Namun, Singapura telah terlebih dahulu menjadi negara yang maju di Asia Tenggara. Dengan wilayah yang relatif kecil serta lokasi yang strategis, pertumbuhan ekonomi mereka pun berjalan dengan pesat. Karenanya, kini Singapura telah menunjukkan perkembangan yang pesat bagi teknologi kesehatan gigi.

Salah satu kemajuan ini adalah teknologi canggih untuk Prosedur Implan Gigi yang Dipandu Komputer (Computer Guided Dental Surgery). Teknologi ini memungkinkan seluruh prosedur implan gigi dapat diselesaikan bahkan kurang dari satu jam. Hal ini menjadi alternatif yang sempurna bila Anda ingin mendapatkan perawatan gigi di luar negeri, tak lain karena waktu tunggu yang dibutuhkan lebih sedikit serta berkurangnya biaya untuk prosedur dan lainnya.

Penting untuk dicatat bahwa prosedur implan gigi di Singapura adalah yang termurah di wilayah Asia Tenggara. Negara ini juga memiliki pelayanan kesehatan yang sangat bermutu, sebanding dengan yang biasa ditemui di negeri Barat dan Eropa. Hal ini menjadikan Singapura sebagai pilihan yang menarik bila Anda mencari pelayanan implan gigi yang baik.

Apakah Anda punya gigi yang berantakan? Bisa jadi Anda merasa kurang percaya diri karenanya. Anda tidak mau tersenyum lebar atau tertawa lepas karena takut gigi terlihat buruk. Dan selama ini bisa jadi sempat beberapa kali terpikirkan untuk pasang kawat gigi. Tetapi sebelumnya, ada sejumlah hal yang perlu diketahui dari pemasangan kawat gigi.

Meskipun banyak dokter gigi umum yang sanggup melakukan perawatan merapikan gigi, namun perawatan merapikan gigi khususnya merupakan bidang yang dilakukan oleh seorang ortodontis.

Sewaktu memeriksakan gigi ke dokter gigi maupun ortodontis, mereka akan menanyakan mengenai kondisi kesehatan, melakukan pemeriksaan klinis, melihat kondisi gigi, mengambil foto wajah dan gigi, serta melakukan X-ray pada mulut dan kepala Anda. Rencana perawatan gigi yang tepat dibuat berdasarkan analisis dari informasi-informasi demikian.

Dalam beberapa kasus, pasien hanya memerlukan kawat gigi yang bisa dicopot-pasang. Tetapi dalam beberapa kasus lain yang jarang terjadi, khususnya jika ketidakrapihannya begitu parah, maka operasi mungkin diperlukan. Tetapi bagaimanapun kondisi giginya, biasanya tetap dibutuhkan pasang kawat gigi untuk merapihkan.

Apa Saja Jenis Kawat Gigi yang Tersedia?

Apabila kawat gigi memang benar-benar solusi terbaik untuk merapihkan gigi, maka dokter gigi atau ortodontis akan meresepkan jenis kawat gigi yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda. Ada beragam jenis atau tipe kawat gigi, termasuk yang permanen atau yang dapat dilepas. Kebutuhan setiap orang berbeda-beda, jadi tidak ada satu jenis kawat gigi yang cocok bagi semua orang.

Bagaimana Cara Kerja Kawat Gigi?

Secara keseluruhan, kawat gigi bekerja dengan memberikan tekanan terus menerus selama suatu jangka waktu untuk secara perlahan menggerakkan gigi ke arah tertentu. Seraya gigi bergerak, struktur gigi juga ikut berubah akibat tekanan tersebut.

Kawat gigi terdiri dari komponen-komponen berikut ini:

Bracket merupakan kotak-kotak kecil yang melekat langsung di depan setiap gigi dan dilengkapi dengan zat perekat khusus gigi atau dilekatkan ke band kawat gigi. Bracket bekerja seperti penahan yang memegang kawat melengkung yang berfungsi menekan gigi. Ada beberapa jenis bracket, termasuk berbahan stainless steel dan yang berwarna menyerupai gigi atau berbahan plastik. Kadang-kadang bracket juga disemen ke bagian belakang gigi untuk menyembunyikannya dari luar.

Band merupakan bagian kawat gigi yang membungkus setiap gigi untuk memegang bracket. Beberapa jenis band terbuat dari stainless steel dan ada juga yang berwarna menyerupai gigi atau transparan. Band disemen ke gigi dengan bahan perekat khusus. Komponen ini tidak terdapat pada semua jenis kawat gigi. Beberapa pasien hanya dipasangkan bracket tanpa band.

Spacer adalah alat pemisah di antara setiap gigi untuk menciptakan ruang kecil sebelum ditempatkannya band.

Kawat melengkung ditempelkan ke bracket dan berperan sebagai pemandu pergerakan gigi. Kawat melengkung ada yang terbuat dari logam, berbahan transparan, dan ada juga yang berwarna menyerupai gigi.

Tie merupakan cincin karet kecil atau kawat halus yang mengikatkan kawat melengkung ke bracket. Wananya bervariasi, ada yang transaparan, berwarna, atau berbahan logam.

Tabung bukal diletkkan pada setiap band terakhir yang memegang ujung kawat melengkung agar tetap berada di tempatnya.

Karet gelang elastis, disebut ligatur, menjaga kawat melengkung tetap melekat ke bracket.

Pegas spring dapat diletakkan pada kawat melengkung diantara bracket untuk mendorong, menarik, membuka, atau menutup ruang antar gigi.

Jenis kawat gigi baru, “kawat gigi mini” yang berukuran jauh lebih kecil daripada kawat gigi biasa mungkin menjadi pilihan terbaik bagi beberapa orang. Selain kawat gigi, ada juga alat meluruskan gigi lainnya yang terbuat dari plastik dan bisa dicopot-pasang untuk merapihkan gigi yang tidak terlalu berantakan.

Seorang ortodontis akan mendiskusikan bersama Anda mengenai pilihan jenis-jenis kawat gigi dan menentukan mana yang paling cocok dengan kondisi gigi Anda.

Berapa Lama Anda Harus Memakai Kawat Gigi?

Waktu yang dibutuhkan sampai gigi jadi rapih bervariasi, ini bergantung pada tingkat keparahan, kesehatan gigi, gusi, tulang gigi, serta seberapa patuh pasien mengikuti instruksi dari dokter. Rata-rata waktu yang dibutuhkan biasanya antara 1 sampai 3 tahun. Setelah kawat gigi dilepas, sebagian besar pasien akan perlu memakai sebuah alat bernama retainer selama 6 bulan.

Anda juga harus melakukan pemeriksaan rutin ke ortodontis atau dokter gigi setiap bulan untuk memastikan kawat gigi tetap berada pada tempatnya. Mungkin dokter akan memberikan tekanan tambahan pada gigi dengan menyetel posisi kawat, spring, dan karet gelang pada kawat gigi.

Dalam beberapa kasus, kawat gigi saja tidak cukup untuk meluruskan gigi atau menggeser rahang. Dibutuhkan sebuah alat eksternal, misalnya headgear, yang dipakai di dalam rumah setiap malam.

Adakah Rasa Sakit yang Ditimbulkan Pasang Kawat Gigi?

Beberapa penyetelan kawat gigi yang dilakukan dokter gigi mungkin menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan di mulut. Dokter bisa jadi meresepkan obat-obatan tertentu guna meredakan rasa sakit. Apabila Anda terus-terusan merasa sangat sakit di mulut setelah kawat gigi disetel, maka beritahukanlah kepada dokter. Mungkin ia perlu menyetel ulang lagi supaya rasa sakitnya hilang.

Seberapa Mahalkah Biaya Pasang Kawat Gigi?

Biaya pemasangan kawat gigi memang cukup mahal. Biasanya berkisar dari 5 juta hingga puluhan juta rupiah. Pada umumnya ini termasuk biaya foto panoramik, jasa konsultasi dokter, cetak rahang atas dan bawah, serta biaya-biaya perawatan gigi lainnya.

Prosedur pemasangan kawat gigi, meskipun aman dilakukan, namun tetap memiliki risiko. Misalnya saja, sariawan atau iritasi akibat gesekan kawat gigi biasa terjadi, dan sikat gigi pun jadi sulit dilakukan sehingga seringkali ada sisa-sisa makanan yang terselip di celah-celah gigi.

Untuk menghindari risiko-risiko tersebut Anda perlu memberi perhatian ekstra pada perawatan dan kebersihan gigi setelah pasang kawat gigi. Ikutilah saran-saran dan petunjuk dari dokter gigi agar pemakaian kawat gigi tidak menimbulkan masalah serius pada kesehatan mulut Anda.

Kawat gigi atau lebih lazim dikenal dengan behel telah dikenal sejak lama sebagai alat terapi gigi, yaitu merapikan gigi. Seiring dengan perkembangan jaman, kawat gigi pun terus berevolusi, memperbaiki kekurangannya dan menyempurnakan sistemnya, sehingga terapi perbaikan struktur gigi menjadi lebih cepat dan efektif. Kawat gigi banyak digunakan masyarakat untuk memperbaiki susunan gigi, estetis muka, sudut bibir, rahang, dan senyum. Pemasangan kawat gigi ini diharapkan dapat mengubah susunan gigi dan bentuk rahang dengan mendorong dan menahan pergerakan gigi.

Usia optimal untuk awal perawatan ortodonti biasanya sekitar 12 tahun yaitu ketika hampir semua gigi tetap sudah tumbuh. (jumlahnya 28 buah) karena 4 buah gigi bungsu biasanya baru tumbuh sekitar usia 17 tahun bahkan bisa lebih lama lagi. Pada usia sekitar 12 ini gigi geraham besar kedua (gigi ke 7 dari garis tengah) sudah tumbuh. Gigi ini bersama-sama dengan gigi ke 6 dibutuhkan sebagai gigi penahan dalam perawatan dengan kawat gigi. Kadang-kadang perawatan ortodonti dilakukan pada usia 8-9 tahun ketimbang usia tersebut tadi, umpamanya untuk kasus dimana terjadi susunan gigi terbalik, yaitu gigi atas berada di belakang deretan gigi bawahnya. Pada keadaan normal, gigi depan atas berada di depan gigi bawahnya. Sekarang sering juga dijumpai orang dewasa sekitar usia 20 sampai 30an yang memakai alat ortodonti. Perawatan pada usia dewasa ini biasanya membutuhkan jangka waktu perawatan lebih lama namun hasilnya tetap baik.

Masalah kesehatan gigi yang paling umum memicu perawatan kawat gigi antara lain:

  1. Mulut kecil.

Mulut kecil dapat menyebabkan keterbatasan ruang bagi gigi untuk tumbuh. Hal ini mengakibatkan gigi tumbuh berjejalan secara tidak beraturan.

  1. Gigi tonggos.

Beberapa anak suka mendorong lidah mereka ke depan sehingga mengakibatkan tonjolan gigi atau rahang atas dan bawah tidak klop. Kebiasaan buruk seperti mengisap jempol di masa bayi juga dapat mengakibatkan masalah ini.

  1. Gigi terlalu rapat atau terlalu jarang.

Kadang-kadang, seseorang dapat memiliki gigi yang terlalu besar/menonjol atau gigi tertentu yang tidak berkembang atau menonjol sama sekali. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam mengunyah.  Tanggalnya gigi susu sebelum waktunya atau cedera traumatis di wajah, mulut atau rahang juga dapat mempengaruhi kemampuan Anda mengunyah.

Berikut ini adalah macam macam kawat gigi yang sering dijumpai:

  1. Fix Orthodontic

Ini berupa alat cekat (tidak bisa dilepas). Bila pemakainya tersenyum maka behel akan terlihat. Behel jenis ini ada yang terbuat dari metal maupun dari bahan composite, porselin, atau plastik sehingga warnanya menjadi transparan/clear. Para remaja dan anak-anak biasanya menyukai jenis behel yang memiliki bracket (penahan karet) karena warna karetnya yang dapat diganti-ganti.

  1. Lingual Orthodontics

Kawat gigi yang satu ini, terdapat di belakang gigi sehingga tidak tampak tersenyum. Banyak artis-artis yang memakai behel jenis ini, karena tingkat kesulitan pemasangan, perawatan, serta tak mempengaruhi ketika dipakai. Behel jenis ini merupakan behel yang harganya lebih mahal daripada yang lainnya.

  1. Head Gear

Ini untuk kasus gigi yang sangat ekstrem, alatnya dipasang diseluruh wajah, mulai dari dahi, pipi, hingga gigi. Behel jenis ini untuk gigi atas yang tonggos.

  1. Face Mask

Jenis ini samadengan head gear, namun jenis ini untuk gigi bawah yang tonggos.

Cara bekerja kawat gigi

Kawat gigi bekerja dengan menerapkan tekanan terus-menerus selama satu periode untuk secara bertahap mengubah gigi ke arah tertentu. Kebanyakan pasien memakai kawat gigi selama satu atau dua tahun. Beberapa orang mungkin hanya perlu memakai selama beberapa bulan, dan sebagian lainnya mungkin harus terus memakainya hingga lebih dari dua tahun. Sepanjang waktu tersebut, kunjungan ke dokter gigi atau ahli ortodonti perlu dilakukan secara berkala untuk penyesuaian dan pembersihan karang gigi.

Setelah kawat gigi dilepas, Anda harus secara teratur memeriksakan diri. Gigi Anda bisa bergeser sedikit dengan berlalunya waktu, namun biasanya tidak sampai memerlukan perawatan ortodonti lebih lanjut. Untuk mengurangi pergeseran alami ini, Anda mungkin disarankan untuk memakai penahan (retainer) selama enam bulan dan kemudian cukup hanya di malam hari saat tidur. Penahan/retainer adalah kawat gigi lepasan yang biasanya terbuat dari karet atau plastik bening dan kawat yang menutupi permukaan luar gigi.

Waktu Ideal yang diperlukan untuk memperbaiki struktur gigi

Rata-Rata waktu penggunaan kawat gigi untuk perawatan menyeluruh adalah 2 sampai 3 tahun. Waktu perawatan mungkin lebih panjang jika kasus pasien lebih kompleks. Sangat penting menggunakan kawat gigi dan aksesories pendukung lainnya yang dianjurkan dan tepat waktu dalam melakukan kontrol dalam rangka mencapai suatu hasil perawatan yang maksimal.

Tahapan Pemakaian

Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.

Efek Selama Penggunaan Behel

Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi khususnya bagi pengguna kawat gigi yang jarang menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jaringan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

Wajib Dilakukan

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Hal Yang Dilarang

Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.

Apa itu Damon System Bracket ?

Damon System Bracket merupakan tekhnologi kawat gigi cekat ( behel ) terbaru yang dapat bergerak lebih mandiri dan bebas dalam memperbaiki kondisi gigi tanpa ada hambatan dari karet yang biasanya digunakan pada Behel Konvensional. Damon system dalam perawatannya tidak menggunakan karet, akan tetapi pada bracketnya memiliki penyangga khusus untuk menyangga kawat yang digunakan. Oleh karena itu tanpa karet, tekanan yang biasanya menimbulkan rasa sakit dari tekanan karet tidak lagi dirasakan pada behel Damon System ini. Behel ini pun memiliki ukuran yang lebih kecil dari generasi sebelumnya, sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien dan pembersihan gigi menjadi lebih mudah.

Baca Juga Informasi: Behel gigi Tiruan

Pasang info Behel Gigi Jasa Info Behel Gigi

Pasang info Behel Gigi Jasa Info Behel Gigi

Behel gigi Tiruan

info tentang behel gigi,

info harga behel gigi,

info seputar behel gigi,

info harga pasang behel gigi,

info biaya pasang behel gigi,

info pasang behel gigi,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s